Terkini

Berita

jelajah

info alat

Kepecintaalaman

Minggu, 02 Februari 2014

Dalam Sehari 3 Satwa KBS Mati

Dalam Sehari 3 Satwa KBS Mati



Satu lagi satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jawa Timur, menemui ajal. Komodo yang menjadi salah satu koleksi satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) ditemukan mati di sangkar peraga pada Sabtu (1/2).
   
Padahal, baru pada Jumat (31/1) sekitar pukul 12.00 WIB, satwa koleksi KBS, seekor kijang jenis barking deer (muntiacus muntjak), ditemukan mati di kandangnya.

"Komodo ini ditemukan terkapar tak bernyawa, Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB. Yang pertama mengetahui kematiannya adalah seorang keeper di KBS sekitar pukul 11.00 WIB," kata Humas KBS Agus Supangat di Surabaya, Sabtu (1/2).
   
Awalnya petugas hendak memberi makan komodo tersebut, namun saat makanan diberikan teryata tubuh komodo tidak bergerak sama sekali. Saat dipegang teryata sudah mati. Petugas tidak sempat memberikan pertolongan atau perawatan karena tubuh komodo langsung mati.
   
Pihak KBS belum mengetahui secara pasti penyebab kematian satwa koleksi KBS tersebut. Saat ini komodo masih menjalani proses autopsi. Proses tersebut juga sama dilakukan saat kijang ditemukan mati di kandangnya. "Ini mutlak kami lakukan agar mengetahui pasti penyebab kematian satwa tersebut," ujarnya.
   
Direktur operasional KBS dokter Liang Kaspe mengatakan kematian komodo diduga gangguan di saluran pencernaannya. "Dari laporan yang kami terima, komodo mati karena mengalami gangguan saluran pencernaan. Hanya saja perlu kepastian lagi lewat pemeriksaan laboratorium," ujarnya.
   
Pihaknya menganggap kematian komodo itu tidak biasa, karena melihat usus komodo yang memerah.  "Di usus dan lambungnya kosong. Artinya sebelum makan ternyata sudah mati lebih dulu. Di ususnya juga terlihat sangat merah," ujarnya.
   
Liang Kaspe mengakui selama ini komodo tersebut tidak sakit dan tidak ada tanda-tanda mengalami gangguan. Namun, tiba-tiba, saat hendak diberi makan dia tidak mau, dan tak sampai lama setelah itu sudah tewas.
   
Kaspe mengakui, pada hari ini, seekor rusa bawean jantan juga mati di KBS. Rusa itu mati saat dalam perawatan di tempat karantina KBS. Menurutnya, satwa tersebut dibawa ke karantina karena mengalami sakit di bagian kaki.
   
Petugas terpaksa mengamputasi kaki rusa tersebut. Setelah diamputasi, rusa itu dibawa ke karantina. Namun, rusa tersebut mati di tempat karantina. "Rusa ini sakit di kakinya karena berusaha meloncat ke sebelah kandang. Begitu dirawat dan diamputasi ternyata meninggal," ujarnya.

sumber: metrotvnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar