
Hingga Rabu (29/01) malam waktu setempat, badai salju telah menewaskan 12
orang di kawasan itu.
Masyarakat mengkritik pemerintah setempat yang dianggap tidak melakukan
cukup persiapan untuk mengantisipasi badai, meski sudah mendapat peringatan.
Banyak kota di selatan AS tidak memiliki truk penyebar garam untuk
melumerkan salju.
Sekolah-sekolah pun tidak meliburkan siswa meski salju sudah turun.
Ketika mereka memutuskan menutup sekolah, jalan sudah tidak bisa dilalui
sehingga ratusan siswa terjebak di atas bus sekolah dan menunggu diselamatkan.
Ribuan siswa lainnya diminta bermalam di sekolah hingga keadaan aman.
800 tabrakan
Banyak pengendara yang akhirnya meninggalkan mobil mereka di tengah jalan
yang macet dan mengungsi ke gereja atau markas pemadam kebakaran.
Kemacetan di jalan raya begitu parah hingga seorang ibu melahirkan di tengah
jalan dengan bantuan seorang polisi.
Patroli jalan raya di South Carolina mengatakan mereka merespon 800 laporan
tabrakan pada Selasa malam.
Dua belas orang tewas dalam tabrakan akibat badai
salju di Alabama, Atlanta dan North Carolina.
Empat orang lainnya meninggal dunia ketika pemanas
mobil mereka meledak.
Bandara di New Orleans ditutup dan 1.700
penerbangan dibatalkan.
Badai salju kali ini membawa suhu dingin yang
mencapai -34 Celcius.
sumber: bbc.co.uk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar